agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Thursday, 19 October 2017   |   16:17 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Tidak Ada Sedikitpun Niat Allardyce Untuk Menjadi Pengganti De Boer

Frank De Boer

Kursi manajer Crystal Palace tengah lowong menyusul pemecatan Frank de Boer. Sam Allardyce yang sempat menukangi Palace mengakui tidak tertarik untuk kembali pada tempat itu.

Seperti dikabarkan terlebih dulu, De Boer cuma 77 hari jadi manajer Palace. Pria asal Belanda itu diberhentikan sesudah The Eagles senantiasa kalah serta tidak cetak satu gol juga dalam empat pertandingan pertama Premier League musim ini.

Sesudah De Boer dipecat, nama Roy Hodgson segera keluar jadi calon kuat penggantinya. Hodgson sekarang ini memanglah tengah menganggur sesudah paling akhir melatih timnas Inggris di Piala Eropa 2016.

Chairman Palace, Steve Parish, pernah bicara dengan Allardyce sesudah pemecatan De Boer. Tetapi, Allardyce mengakui tidak dapat kembali pada tempat manajer Palace.

” Supaya kebanyakan orang terasa terang serta hentikan spekulasi, saya bicara dengan Steve sore hari ini serta menyebutkan saya akan tidak siap untuk kembali, ” tutur Allardyce pada Sky Sports.

Allardyce terhitung berhasil saat mengatasi Palace pada musim kemarin. Jadi pengganti Alan Pardew pada bulan Desember 2016, dia dapat menyelamatkan club itu dari degradasi serta finish di tempat ke-14. Lebih hebatnya sekali lagi, dia memimpin Palace menaklukkan Arsenal, Chelsea, serta Liverpool.

Tetapi, Allardyce pilih untuk mundur sesudah musim kemarin selesai. Pria yang saat ini berumur 62 th. itu pensiun.

” Saya telah buat ketentuan serta saya akan tidak terasa nyaman ambil tempat apa pun jadi manajer sepakbola karna saya saat ini nikmati hidup saya serta enjoy melihat orang yang lain hadapi desakan Premier League, ” tuturnya.

” Ada desakan yang begitu besar, semakin besar dari pada terlebih dulu, di Premier League seperti yang kita saksikan dengan perginya Frank demikian cepat, ” tutur Allardyce.