agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Thursday, 02 July 2020   |   13:14 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Presiden Parma Janjikan Segera Stabilkan Masalah Finansial Klub

Giampietro Manenti

Krisis keuangan memang bisa selalu terjadi kapan saja. Banyak klub yang mengalaminya dan terpaksa harus menjual sebagian sahamnya kepada orang lain. Namun ada juga yang tetap bertahan dan mencoba mencari jalan keluar yang baik bagi timnya. Hal inilah yang kini sedang melanda klub dari FC Parma.

Saat ini Parma yang sedang dipimpin oleh presiden baru, Giampietro Manenti, harus bisa menghadapi krisis financial yang melanda klubnya. Tentu bukan perkara mudah menghadapi keuangan dan juga sekaligus mengurus tim dalam waktu bersamaan. Bahkan kabarnya kini I Gialloblu telah menunda dua laga di Serie A lantaran tidak mampu untuk membiayai pertandingan.

Hingga saat ini masih belum ada jalan keluar terkait krisis tersebut. Namun walikota Parma, Federico Pizzarotti, sebelumnya sudah menyarankan agar Parma di lelang saja. Karena jika dibiarkan begitu saja, masalah ini bakal berlarut-larut dan tidak akan menemui titik terangnya.

“Saya sendiri sudah tahu bagaimana kondisinya saat ini. Namun apa yang bisa mereka lakukan. Satu-satunya cara hanya melelang klub tersebut dan berharap ada pengusaha kaya yang bersedia membelinya. Itu cuma jalan satu-satunya bagi Parma untuk bisa lolos dari krisis keuangan ini. Meski begitu, mereka terlihat tetap bertahan pada kondisi ini dan mencoba mencari penyelesaian lain. Jika itu berhasil maka bagus, namun jika tidak?,” ujar Pizzarotti.

Meski sudah disarankan untuk segera melelang klubnya, namun Manenti tetap bersikeras untuk mempertahankan Parma. Baginya menjual klub bukanlah satu-satunya jalan yang tersisa. Dia percaya masih ada cara lain untuk bisa membangkitkan keterpurukan yang sedang dirasakan oleh timnya. Bahkan Manenti pun berjanji bahwa secara bertahap dia akan segera menstabilkan masalah pada klub yang pernah menjadi juara Eropa League dengan titel UEFA Cup pada tahun 1995 dan 1999.

“Menjual Parma? Tidak, itu bukanlah yang pernah keluar dari mulutku. Saya tidak pernah berkeinginan untuk menjual klub ini kepada orang lain. Memang benar klub ini sedang dilanda krisis finansial. Itu wajar, semua klub pernah merasakan hal ini. Menjual Parma itu hanya salah satu dari tiga kemungkinan solusiku. Namun bukan berarti itu jalan satu-satunya,”ujar Manenti.

“Uang bukan masalah utama dalam klub ini. Yang terpentin saat ini adalah bagaimana rencana kedepannya. Kami harus membuat rencana dalam merehabilitasi klub dan lain-lain. Akan ada banyak perubahan dalam menstabilkan keuangan, dan itu yang sedang saya lakukan. Meski tidak bisa secara langsung, namun perlahan-lahan masalah ini akan saya selesaikan.”

Beberapa kondisi seperti ini memang selalu menjadi masalah yang cukup serius. Kabarnya juga, Parma belum membayar gaji para karyawan sehingga membuat mereka sedikit gelisah akan tempat kerja yang selama ini sudah menjadi rumah bagi mereka semua. Para karyawan pun  mengganggap masalah keuangan ini bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat.

“Saat ini kami sedang menunggu keputusan dari atasan. Ya, kondisi seperti ini memang membuat kami semua gelisah. Kami juga hanya orang biasa yang harus menghidupi keluarga kami,” ucap salah satu staff yang bekerja di Parma.

Sementara itu Manenti menuturkan bahwa dirinya tidak akan membuat kekhawatiran dalam tubuh Parma berlarut dalam waktu yang panjang. Dia pun menegaskan akan segera menjalankan rencananya dalam beberapa hari kedepan.

“Dalam beberapa hari kerja kedepan, saya akan mempresentasikan rencana yang sudah kami buat. Kami akan menyelesaikan masalah ini secara bertahap. Untuk saat ini pun kami akan segera menuntaskan gaji para karyawan. Segalanya akan kembali normal, saya janji,” demikian kata Manenti untuk menenangkan situasi tegang tersebut.