agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Saturday, 17 November 2018   |   23:05 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Persela Memilih Pemain Belia untuk Memegang Ban Kapten

Eky Taufiq

Sesudah penjaga gawang Chorul Huda wafat dalam tragedi tabrakan dengan bek Persela Lamongan asal Brasil, Ramon Rodrigues, ban kapten tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini pernah singgah di lengan Jose Manuel Barbosa Alves sampai selesainya pertandingan Liga 1 2017.

Kemudian, jabatan kapten tim juga lowong karena Jose tidak sekali lagi menguatkan Persela di Liga 1 2018. Beberapa orang menebak-nebak, bahkan juga yakini ban kapten juga akan melingkar di lengan satu diantara dua pemain senior yang dipertahankan, Samsul Arifin atau Eky Taufiq.

Tetapi, pelatih kepala Persela Aji Santoso malah buat ketentuan mengagetkan dengan pilih pemain muda Ahmad Birrul Walidain. Aji tidak sembarang tunjuk, ia mempunyai beberapa argumen meletakkan ban kapten di lengan pemain belia ini.

” Sikap serta tingkah laku Birrul begitu baik. Dia pemain muda, tapi sikapnya dewasa. Dia juga mempunyai jiwa kepemimpinan, ” papar Aji.

Argumen yang lain, Birrul senantiasa memberi 100 % kekuatannya saat berlatih ataupun berlaga. Birrul juga satu diantara pemain asli binaan Persela serta lebih dahulu membela tim kebanggaan LA Mania itu daripada pemain beda yang saat ini menempati scuad Persela.

Birrul sendiri melakukan kiprahnya jadi kapten saat bentrok dengan Kedah FA di turnamen Suramadu Super Cup 2018 (8/1/2018) kemarin. Mengemban pekerjaan jadi kapten, Birrul hampir membawa Persela Lamongan menang. Sayang, kelebihan 2-1 Persela lenyap sesudah di menit-menit akhir Kedah dapat menyamai kedudukan jadi 2-2.

Walau tidak berhasil memenangkan pertandingan kontra Kedah FA, Persela dibawah kapten barunya ini mencapai hasil positif diakhir turnamen dengan tempati tempat runner-up.

Lepas dari itu, Birrul mengaku ban kapten yang tersemat di lengannya memberi tanggung jawab lebih pada dianya. Tetapi, ia meyakinkan kalau itu tidaklah beban.

Pemain asli Lamongan ini mengakui, jadi kapten menuntutnya selalu untuk memberi yang paling baik untuk timnya, terlebih dalam memimpin rekan-rekannya di lapangan ataupun diluar lapangan. ” Ini amanah dari pelatih, serta saya juga akan berupaya lakoni sebaik-baiknya, ” ucap Birrul.