agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Friday, 26 May 2017   |   23:40 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Pasar Taruhan Bola | Zidane Belum Saatnya Untuk Melatih Timnas Prancis

 Perancis – Menjadi manajer timnas Perancis merupakan impian yang terbesar dari Zinedine Zidane. Namun dia tidak mau terburu-buru untuk mendapatkan peran tersebut karena Zidane saat ini masih harus belajar lebih banyak lagi, termasuk di saat ini yang masih bersama Carlo Ancelotti di Real Madrid.

Zidane yang sempat pensiun beberapa saat, dia pun kembali membantu Perancis dan melaju ke final Piala Dunia 2006 dan sebelum mereka dikalahkan oleh Italia di mana Zidane menerima kartu merah usai dia menanduk Marco Materazzi dari Italia.

Setelah pensiun sebagai seorang pesepakbola profesional, Zidane pun banyak menghabiskan sisa waktunya menjadi ambassador di Real Madrid dan sepakbola Prancis, sampai pada musim ini dia pun memulai dengan karir kepelatihannya tetapi ganya sebagai asisten pelatih di Real Madrid.

Posisi dari itulah yang dianggap Zidane sebagai suatu batu loncatan demi karirnya ke depan sebagai seorang pelatih profesional. Ia melihat dapat belajar banyak dari seorang Ancelotti sebagai mentornya demi bisa mewujudkan keinginanya bisa melatih Les Blues di masa mendatang.

“Menjadi seorang pelatih merupakan impian saya sejak lama. Namun saya mengimpikan jika suatu hari nanti saya bisa melatuh timnas Prancis, namun hal tersebut tidak akan saya lakukan pada saat sekarang.” Kata Zidane kepada salah satu media.

“Saya ingin memiliki sebuah jabatan di timnas Prancis dan ini bukan menjadi ambisi saya saat ini, namun saya akan melakukannya di masa depan nanti,” lanjut pria yang sudah berusia 41 tahun tersebut kepada media Pasar Taruhan Bola.

“Saya akan selalu menjadi seorang yang sabar dan bekerja keras dengan Carlo di Madrid saat ini, dan ini adalah cara terbaik saya untuk bisa belajar lebih banyak tentang melatih sebelum saya akan menjadi seorang pelatih yang sebenarnya. Yang menjadi tujuan saya adalah menjadi seorang kepala pelatih, inilah impian saya yang sudah lama, saya harus menjalani dengan tahap demi setahap agar saya bisa mewujudkan impian saya nantinya.” Tutupnya.