agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Sunday, 31 May 2020   |   08:56 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Kemenangan Mu dan Insiden Maguire-Batshuayi

Harry Maguire

Chelsea masih belum bisa keluar dari tren negatif di Liga Inggris. Menjamu Manchester United di pekan ke 26, The Blues kalah 0-2. Pada laga ini, 2 gol MU tercipta melalui sundulan. Anthony Martial mencetak gol pertama Setan Merah pada menit ke 45, dan Harry Maguire menggandakan keunggulan MU di menit 66.  Chelsea sempat mencetak dua gol lewat Kurt Zouma dan Olivier Giroud di babak kedua, namun kedua gol tersebut dianulir VAR.

Sebelum gol Zouma terjadi, ada pelanggaran terlebih dahulu dari Cesar Azpillicueta kepada Brandon Williams. Sedangkan Giroud terperangkap offside, meski hanya di ujung kaki. Hasil ini membuat Chelsea tak pernah menang di empat laga terakhir Premier League. Mereka tetap di posisi keempat dengan 41 poin. Sementara bagi MU, kemenangan ini membuat mereka naik ke posisi ketujuh dengan 38 poin.

Di laga ini ada sebuah insiden terjadi di menit ke-21, Maguire tertangkap kamera televisi menendang selengkangan Michy Batshuayi. Ketika itu Maguire mencoba menyapu bola di garis tepi lapangan. Pemain yang didatangkan dari Leicester tersebut pada prosesnya jatuh dengan kedua kalinya melayang di udara lalu kaki kirinya mengenai are vital striker Chelsea itu yang kemudian tersungkur. Eks pemain Chelsea, Chris Sutton menilai Maguire harusnya diberi kartu merah.

“Harry Maguire seharusnya dikartu merah dan saya masih bingung karena bagaiman bisa gol Kurt Zouma dianulir. United juga beruntung malam ini.” Usai pertandingan, Maguire menjelaskan bahwa tendangannya hanyalah reaksi yang alami. “Saya tahu saya mengenai dia dan saya merasa dia akan jatuh menimpa saya dan reaksi alam saya adalah meluruskan kaki saya untuk menghentikan dia,” ucap Maguire.

“Itu bukanlah tendangan dan tidak ada niatan. Saya pikir itu adalah keputusan yang benar. Saya tahu saya akan mengenai dia tapi saya tidak bermaksud untuk melukai dia. Itu hanyalah reaksi alami saja. Saya sudah minta maaf kepada dia dan rasanya menyenangkan karena wasit menyadarinya.” Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer sepakat dengan keputusan wasit yang tak mengartu merah Harry Maguire.

Solskjaer mengungkapkan bahwa Maguire lebih dulu dilanggar. Maguire disebutnya cuma berupaya melindungi diri dari Batshuayi yang akan jatuh diatasnya. “Apakah Maguire beruntung? Saya kira tidak,” ujar Solskjaer. “Dia lebih dulu dilanggar dan Batshuayi akan jatuh di atas badannya jadi dia menjulurkan kakinya dan mengenai bagian yang sakit,” sambungnya. Manajer Chelsea, Frank Lampard menyoroti keputusan. Menurutnya, Harry Maguire harusnya dikartu merah setelah insiden dengan Michy Batshuayi.

Lampard menyebut wasit keliru karena tak memberikan kartu merah ke Maguire. Manajer Chelsea itu makin kecewa karena VAR tidak menghukum tindakan Maguire. “Maguire seharusnya dikartu merah. Itu jelas dan itu mengubah pertandingan,” ujar Lampard. “Itu keputusan yang salah, semua orang yang saya ajak bicara bilang hal yang sama. Makin sulit saya terima karena sudah ada VAR.”

“keputusan seperti itu krusial. Itu adalah alasan besar kenapa ada VAR, Tinjauan kembali, sudut pandang yang berbeda. Saya tidak mengerti kenapa mereka tidak melihat monitor. Harusnya itu dipakai,” katanya. Legenda Manchester United, Paul Scholes menilai Bench Chelsea terlalu lunak unuk merespons insiden Maguire-Batshuayi. Maguire dinilai bisa dapat kartu merah jika ada Jose Mourinho di Chelsea. “Saya pikir reaksi dari Bench Chelsea bisa lebih sedikit agresif,” kata Scholes. “Menurut saya jika Mourinho yang duduk di bench Chelsea, ia akan bertindak heboh,” tuturnya.