agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Saturday, 24 August 2019   |   06:03 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Defensi Pelatih Persebaya soal Pemecatan Djadjang Nurdjaman

Djadjang Nurdjaman

 

Berita pemecatan Djadjang Nurdjaman jadi pelatih kepala Persebaya Surabaya sudah sempat jadi pembicaraan panas, Sabtu (10/8/2019). Bonek, supporter Persebaya, masih mengulas hal tersebut melalui beberapa account sosial media sampai ini hari.

Satu antara beberapa tema sebagai bahasan ialah ketetapan manajemen mengeluarkan Djanur, panggilan akrab Djadajng, di apartemen sesudah turun dari bis, sepulang dari Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Djanur pun tidak merasakan dikasih peringatan sebelum diberhentikan.

Ada juga asumsi jika manajemen Persebaya sekarang mengikuti tekad Bonek, mengingat ada pekikan “Djanur Out” pada laga menantang Madura United, Sabtu.

Manager Persebaya, Candra Wahyudi, memperjelas faksinya punyai penilian berkaitan pemungutan ketetapan.

“Manajemen punyai alasan untuk memastikan status siapa saja dalam team. Entahlah itu pelatih, pemain, dan lain-lain. Kami punyai level penilaian kapan harus memutuskan. Saat kami lakukan pelajari tempo hari, ya semacam itu,” kata Candra.

Awalnya, Candra menyebutkan fakta faksinya menghentikan Djanur ialah runtutan hasil negatif Persebaya. Dalam tujuh pertandingan paling akhir, Persebaya cuma dapat menang sekali, yakni waktu unggul 1-0 atas Persipura Jayapura (2/8/2019).

“Persebaya punyai ukuran. Sesudah 13 laga, Persebaya memandang jika tempat team belum aman juga. Berkaca dari musim kemarin Persebaya diperputaran pertama, kami bisa 23 point. Saat ini memang benar ada beberapa laga memang,” sebut Candra.

“Tapi, ada rintangan Persebaya Surabaya mendapatkan hasil lebih baik dari musim kemarin. Selanjutnya beda pencapaian point dengan team di bawahnya sangat tipis. Jadi sebetulnya tempat ke-7 itu belum seratus % aman,” tambah pria asli Bojonegoro itu.

Satu hal penting yang membuat manejemen harus bergerak ganti pelatih ialah sebab Persebaya kehilangan point dalam pertandingan kandang.

“Yang lebih penting, manajemen memandang kapasitas team ini butuh lebih dinaikkan , sebab banyak kelihangan point di kandang, lima kali kita seri. Bermakna ada sepuluh poin (hilang) di kandang. Jadi, terdapat beberapa ukuran,” katanya.

Musim kemarin, Djanur membuat Persebaya jadi team yang minim hasil seimbang di Liga 1 2018. Dalam 14 laga, ia cuma seimbang sekali. Itu berlangsung waktu Persebaya meredam 3-3 Sriwijaya FC.

Tetapi, musim ini justru menjelma jadi “raja imbang”. Persebaya memanglah belum terkalahkan di kandang, tetapi lima laga salah satunya selesai seri. Kehilangan 10 point di kandang jadi catatan penting buat manajemen persebaya.

Sekarang, Bajul Ijo ada di rangking ke-7 dengan 18 point dari 13 laga di Liga 1 2019. Mereka mempunyai beda 11 point dengan Tira Persikabo di pucuk klassemen. Beda point dengan Persela Lamongan cuma tujuh saja yang menguhini rangking ke-15, tempat satu strip di atas zone kemunduran.