agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Wednesday, 19 June 2019   |   18:26 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Cerita Tentang Anak Nasional

Haringga Sirla

Sepak bola sepanjang 2018 tidak hanya milik pemain di lapangan. Berita duka kembali dari para pendukung. Kematian pendukung Persija di Jakarta Haringga Sirla menambah catatan kelam bagaimana sepakbola Indonesia masih harus belajar dari semua aspek. Berikut adalah dua kali acara sepak bola nasional yang terjadi pada tahun 2018. Prestasi tim nasional Indonesia di bawah usia 16 (tim nasional U-16) menjadi pelepas dahaga pecinta sepak bola di tanah air. Anak asuh Fakhri Husaini tampil sebagai juara Piala U-16 AFF 2018. Di final yang berlangsung di Stadion Delta Gelora, Sidoarjo, Sabtu 11 Agustus 2018, Bagus Kahfi dan teman-temannya menaklukkan Thailand melalui kemenangan kemenangan 4-3 (sebelumnya menggambar 1- 1).

Penampilan Garuda Muda sangat meyakinkan. Sebab, sejak babak penyisihan hingga akhir mereka tidak pernah merasakan kekalahan. Keberhasilan tim nasional U-16 menjadi penawar di tengah minimnya prestasi sepakbola Indonesia. Di sisi lain, trofi Piala AFF melengkapi dua gelar sebelumnya yang dimenangkan oleh tim nasional U-16, yaitu trofi Jenesys 2018 di Jepang dan juara di Piala Plastik Tien Phong 2017 di Vietnam. Striker tim nasional U-19 Indonesia Egy Maulana Vikri secara resmi memegang status sebagai pemain profesional. Pemain dari Ragunan Sports Special School mendapat kontrak jangka panjang dengan klub Polandia Lechia Gdansk. Egy akan bermain selama tiga tahun dengan Lechia untuk memenangkan 2018 hingga 2021 dengan lebih banyak opsi pembaruan.

Sebelum mendapatkan kontrak resmi pada Juli 2018, Egy telah diperkenalkan ke Lechia pada Maret 2018. Keberhasilan Egy dalam merumput di Lechia menambah deretan pemain Indonesia yang pernah bermain di Eropa. Alfin Tuasalamony (CS Vise), Manahati Lestusen (CS Vise), dan Irfan Bachdim (FC Utrecht). Tim nasional U-19 kembali ke Piala Asia. Pelatih yang sama, Indra Sjafri, Garuda Muda harus memiliki impian tampil di Piala Dunia U-20. Berbeda dengan era Evan Dimas yang dimainkan pada tahun 2014 di Myanmar, tim nasional U-19 yang dipimpin oleh Egy Maulana Vikri dapat berbicara banyak di acara-acara publik sendiri. Mengusung target yang sama, yakni lolos ke semifinal, Egy cs hanya bisa bermain hingga perempat final. Pada fase sistem gugur tim nasional U-19 yang tenang dari Jepang dengan skor 0-2 ketika tampil di Stadion Utama Bung Karno, Jakarta, Minggu, 28 Oktober 2018.