agen bola
Selamat Datang di Agentaruhan.net – Agen Bola Terpercaya pilihan anda
Kami memiliki Customer Support yang online 24 jam untuk membantu anda
Lakukan Transaksi melalui menu Pendaftaran – Deposit – Withdraw
Apabila Anda membutuhkan bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas
Thursday, 17 August 2017   |   18:30 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - BolaTangkas2 - TogelTOTO

Agen Judi Terpercaya – Pepe Di Tinju Bek Levante Di Ruangan Medis Usai Laga

Telah terjadi perseteruan di akhir laga antara pemain dari klub Levante melawan pemain dari klub Real Madrid pada 11-11-2012 kemarin. Tidak lama ketika pertandingan berakhir dengan skor 2-1 atas kemenangan tim Los Blancos, keributan itu pun terjadi di ruang perawatan medis. Seorang kapten dari tim Levante, Sergio Ballesteros telah terlibat perkelahian dengan seorang bek dari tim Los Blancos, Pepe.

Tidak tahu apa penyebab dari perkelahian itu, seorang bek tengah dari tim Levante itu, Sergio Ballesteros telah menyerang bek Los Blancos yang bernama Pepe. Sergio Ballesteros di duga telah memukul wajah Pepe yang sedang berada di tempat rawat Cristiano Ronaldo. Cristiano Ronaldo yang sedang di rawat di ruangan medis itu di datangi Sergio Ballesteros untuk mencari keributan. Saat itu Pepe yang juga sedang berada di sana sempat menghalangi Sergio Ballesteros untuk masuk di ruangan tersebut.

Staf keamanan yang menjaga di area setempat itu langsung saja berlari ke tempat kejadian setelah mendengar ada keributan di ruangan medis tersebut. Akan tetapi ketika petugas yang menjaga keamanan itu bertanya soal kejadian itu, kepada Sergio Ballesteros hanya mengaku bahwa dirinya ingin melihat keadaan Cristiano Ronaldo yang cedera di ruangan medis tersebut. Rekan Pepe yang bernama Sergio Ramos itu telah menyaksikan kejadian tersebut. Dirinya mengaku bahwa Sergio Ballesteros yang telah memulai pertikaian itu dan melayangkan pukulan terhadap rekannya, Pepe.

“Saya melihat Sergio Ballesteros itu tidak pantas untuk menjadi seorang kapten. Seorang kapten tidak sementinya bertindak brutal seperti itu, dia bertindak bagaikan seorang petinju yang suka berkelahi. Saya sarankan dia tidak cocok untuk bermain sepakbola, melainkan dia lebih cocok menjadi petinju. Orang-orang semacam itu dapat mengacaukan situasi yang ada di manapun dia berada. Seorang kapten harus memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan juga harus menjaga sifat emosionalnya. Akan tetapi itu tidak ada di dirinya,” ungkap Sergio Ramos.

“Saya tidak tahu apa yang ada di pikirannya, sebaiknya tanyakan langsung kepada Sergio Ballesteros. Yang penting kami telah menang dalam pertandingan ini,” lanjutnya kepada Agen Judi Terpercaya.

 

 

Post By: CMDBET

Komentar